Bioflok Desa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Biru: KKP Dorong Kemandirian Pangan & Usaha Rakyat
Published 3 months ago
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat fondasi Ekonomi Biru nasional. Di bawah kepemimpinan Menteri Sakti Wahyu Trenggono, KKP melalui sinergi BPPSDM KP dan DJPB meluncurkan program Pelatihan Budi Daya Lele dan Nila Bioflok Tematik di 100 Koperasi Desa (KDMP) wilayah Jawa–Bali. Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk mendorong kemandirian pangan sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat berbasis desa.
Program bioflok dipilih karena memiliki tingkat profitabilitas tinggi, bahkan pada lahan terbatas kurang dari 1.000 m². Dengan kepadatan tebar yang optimal dan manajemen yang tepat, unit usaha bioflok mampu menghasilkan panen berkelanjutan dan pendapatan yang menjanjikan. Hal ini menjadikan bioflok sebagai solusi nyata bagi desa dalam menciptakan lapangan kerja dan sumber ekonomi baru yang berkelanjutan.
Tidak hanya berfokus pada produksi, KKP juga memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui skema Training of Trainers (ToT). Peserta pelatihan dibekali pengetahuan menyeluruh, mulai dari desain kolam bioflok, manajemen kualitas air, pengaturan pakan, hingga strategi pemasaran hasil panen. Dengan pendekatan ini, desa diharapkan mampu melahirkan pelatih lokal yang mandiri dan berdaya saing.
Namun, di balik potensi besar tersebut, terdapat tantangan krusial yang mengancam keberlanjutan usaha bioflok, yakni biaya pakan. Pakan menyerap sekitar 60–80% dari total biaya operasional, sehingga ketergantungan pada pakan pabrikan yang mahal menjadi beban berat bagi koperasi dan pelaku usaha. Tanpa solusi nyata, keuntungan bioflok dapat tergerus dan tujuan kemandirian ekonomi desa sulit tercapai.
Menjawab tantangan tersebut, Cahaya Agro hadir sebagai mitra strategis pendukung program KKP melalui solusi Mesin Produksi Pakan Mandiri (ekstruder). Dengan mesin ini, koperasi dan unit usaha bioflok dapat memproduksi pakan sendiri dari bahan baku lokal, menekan biaya operasional secara signifikan, sekaligus menjaga kualitas dan kesegaran pakan. Inilah langkah konkret untuk mewujudkan bioflok yang benar-benar mandiri, berkelanjutan, dan menguntungkan bagi desa.
Artikel Terbaru
Inovasi Layanan Cahaya Agro, Konsultasi Mesin Kini Lebih Cepat dengan AI Chat WhatsApp
Published 1 week ago
Sinergi Cahaya Agro dan Dinas Koperasi Sumatera Barat Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Published 1 week ago
Tetap Produktif Saat Puasa, Kenali Tipe Pekerja dan Cara Mengatasinya
Published 1 week ago
Solusi Teknologi Modern untuk Mengoptimalkan Pengolahan Hasil Pertanian
Published 1 week ago
Koperasi Desa Menggerakkan Ekonomi Lokal, KDMP Ranjeng Jadi Inspirasi Pemberdayaan Masyarakat
Published 1 week ago
Solusi Lengkap Dapur MBG untuk SMK & Universitas dari Cahaya Group
Published 2 weeks ago
Tim Gorengan atau Tim Manis? Apapun Pilihanmu, Produksi Takjil Jadi Lebih Mudah dengan Mesin yang Tepat
Published 2 weeks ago
Pesanan Ramadan Melonjak? Saatnya Upgrade ke Mesin Produksi Makanan & Minuman
Published 2 weeks ago
Menebar Berkah Ramadhan: Cahaya Agro Hadir Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama
Published 2 weeks ago